• Biografi Imam Malik Bin Anas_Imam Mazhab

              

                         IMAM MALIK BIN ANAS
                          (93 - 179 H1712 - 795 M) 

    Imam Malik bin Anas, pendiri mazhab Maliki, dilahirkan di Ma-dinah, pada tahun 93 H. Beliau berasal dari Kablah Yamniah. Sejak kecil beliau telah rajin menghadiri majlis-majlis ilmu pengetahuan, sehingga sejak kecil itu pula beliau telah hafal Al-Qur'an. Tak kurang dari itu, ibundanya sendiri yang mendorong Imam Malik untuk se-nantiasa giat menuntut ilmu. Pada mulanya beliau belajar dari Ribiah, seorang 'llama yang sangat terkenal pada waktu itu. Selain itu, beliau juga memperda-lam hadis kepada Ibn Syihab, disamping juga mempelajari ilmu fiqh dari para sahabat. Karena ketekunan dan kecerdasannya, Imam Malik tumbuh se-bagai seorang ulama yang terkemuka, terutama dalam bidang ilmu hadis dan fiqh. Bukti atas hal itu, adalah ucapan Al-Dahlami ketika dia berkata: "Malik adalah orang yang paling ahli dalam bidang hadis di Madinah, yang paling mengetahui tentang keputusan-ke-putusan Umar, yang paling mengerti tentang pendapat-pendapat Abdullah bin Umar, Aisyah ra, dan sahabat-sahabat mereka, atas dasar itulah dia memberi fatwa. Apabila diajukan kepada suatu ma-salah, dia menjelaskan dan memberi fatwa". Setelah mencapai tingkat yang tinggi dalam bidang ilmu itulah, Imam Malik mulai mengajar, karena beliau merasa memiliki ke-wajiban untuk membagi pengetahuannya kepada orang lain yang membutuhkan. Meski begitu, beliau dikenal sangat berhati-hati dalani memberi fatwa. 13eliau tak lupa untuk terlebih dalitilti mentalitasnya hadis-hadis Rasulullah saw, clan bermusyawarall dengan tilaina lain, sebelum kemudian mmberikan fatwa alas mishit inasitlith. Ditiwavaikan, bahwaBeliau mempunyai tujuh puluh orang yang biasa diajak bermusyawarah mengeluarkan suatu fatwa. Imam Malik dikenal mempunyai daya ingat yang sangat kuat. Perna, beliau mendengar tiga puluh satu hadis dari Ibnu Syihab tanpa menulisnya. Dan ketika kepadanya diminta mengulangi seluruh hadist tersebut, tak satu pun dilupakannya• Imam Malik benar-benar mengasah ketajaman daya ingatannya, terlebih lagi karena pada masa itu belun terdapat suatu kumpulan hadis secara tertulis. Karenanya karunia tersebut sangat menujang beliau dalam menuntut ilmu.
    Selain itu beliau dikenal sangat ikhlas di dalam melakukan se-suatu. Sifat inilah kiranya yang memberi kemudahan kepada beliau di dalam mengkaji ilmu pengetahuan. Beliau sendiri pernah berkata: itu adalah cahaya; ia akan mudah dicapai dengan hati yang takwa dan khusyu" Beliau juga menasehatkan untuk mcnghindari keraguan, ketika beliau berkata: "Sebaik-baik pekeijaan adalah yang jelas. Jika engkau menghadapi dua hal, dan salah satunya mera-gukan, makakerjakanlah yang lebih meyakinkan menurutmu". Karelia sifat ikhlasnya yang besar itulah, maka Imam Malik tam-pak enggan memberi fatwa yang berhubungan dengan soal hukum-an. Seorang muridnya, Ibnu Wahab, berkata: "Saya Mendengar Imam Malik (jika ditanya mengenai hukuman), beliau berkata: Ini adalah urusan pemerintahan." Iman Syafi'i sendiri pernah berkata: "Ketika aku tiba di Madinah, aku bertemu dengan Imam Malik. Ketika men-dengar suaraku, beliau memandang diriku beberapa saat, kemudian bertanya: Siapa namamu? Akupun menjawab: Muhammad! Dia ber-kata lagi: Wahai Muhammad, bertaqwalah kepada Allah, jauhilah maksiat karena ia akan membebanimu terus, hari demi hari".

    Tak pelak, Imam Malik adalah seorang ulama yang sangat terke-muka, terutama dalam ilmu hadis dan fiqh. Beliau mencapai tingkat yang sangat tinggi dalam kedua cabang ilmu tersebut. Imam Malik bahkan telah menulis kitab Al-Muwaththa, yang merupakan kitab hadis dan fiqh. Imam Malik meninggal dunia pada usia 86 tahun. Namun demi-kian, mazhab Maliki tersebar luas dan dianut dibanyak bagian di seluruh penjuru dunia.
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Pidato Bahasa Indonesia

Pidato Bahasa Indonesia Dari STAI MU Tanjungpinang Tema Pidato mempertegas islam yang ramah Mohon doanya Semoga temankan kita Rudi I...

Cari Blog Ini

MENU

Download (2)